15 Keluhan Ibu Hamil di Trimester Pertama

Kehamilan adalah momen yang istimewa dalam kehidupan seorang perempuan. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kehamilan juga membawa berbagai perubahan fisik dan emosional yang mungkin menimbulkan keluhan terutama pada trimester pertama. Keluhan ibu hamil trimester pertama terkadang sampai mengganggu keseharian, lho!

Kehamilan merupakan fase yang begitu unik dan spesial. Selama momen ini, tubuhmu akan mengalami begitu banyak perubahan. Perubahan-perubahan ini tak lain bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin selama kehamilan. Baca Juga Jasa Paket Aqiqah di Tangerang Selatan – Hubungi Kami Slamet Aqiqah 081 878 9119.

Kendati bermanfaat, perubahan yang terjadi pada tubuh terkadang dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Khususnya pada trimester pertama, hormon-hormon yang jumlahnya kerap berubah membuat ibu hamil mengalami berbagai keluhan secara fisik maupun psikis.

Beberapa di antaranya bahkan menyebabkan kecemasan, terutama pada ibu yang baru pertama kali hamil dan belum tahu keluhan apa yang perlu diperiksakan lebih lanjut ke petugas kesehatan atau bidan. Nah, supaya tak salah langkah, inilah keluhan ibu hamil trimester pertama yang perlu kamu ketahui.

Keluhan Ibu Hamil Selama Trimester Awal

1. Morning Sickness

Salah satu keluhan paling umum yang dialami oleh ibu hamil trimester pertama adalah morning sickness. Keluhan morning sickness merupakan sensasi mual dan muntah yang sering terjadi pada pagi hari.

Akan tetapi, mual dan muntah bisa terjadi kapan saja sepanjang hari ketika fase kehamilan. Ketidaknyamanan ini disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh ibu hamil.

Dari begitu banyaknya keluhan ibu hamil muda, inilah salah satu yang paling umum. Ketidakseimbangan antara asupan magnesium dan kalium, kekurangan vitamin B6, dan gula darah yang rendah selama awal kehamilan diduga menjadi penyebabnya.

Morning sickness bisa terjadi selama minggu ke-6 dan ke-14 kehamilan. Meskipun sulit dicegah, kondisi ini dapat diatasi dengan menghindari makanan pemicu mual, makan dengan porsi yang lebih kecil, minum air putih, serta memperbanyak asupan protein.

2. Merasa Lelah

Selama trimester pertama, tubuh ibu hamil mengalami perubahan besar dalam hal produksi hormon dan penyesuaian fisik. Rasanya sulit untuk tetap berenergi dan melakukan aktivitas sehari-hari dengan stamina yang terbatas. Akhirnya, bumil pun lebih cepat merasa lelah dibandingkan dengan kondisi sebelum hamil.

Bahkan, ibu hamil terkadang juga merasa ingin pingsan. Ini terjadi karena kehamilan memengaruhi peredaran darah. Jika aliran darah menuju otak tidak cukup, otak berisiko mengalami kekurangan oksigen sehingga kamu menjadi lebih mudah pingsan.

3. Kram

Bumil biasanya juga akan merasa kram yang cukup mengganggu. Kondisi ini sangat normal dan terjadi pada semua wanita hamil. Kram pada periode hamil sering terasa mirip dengan kram menstruasi pada umumnya.

4. Perubahan Emosi

Selain perubahan fisik, ibu hamil trimester pertama juga mengalami perubahan emosi yang cukup signifikan. Hormon yang berfluktuasi dapat mempengaruhi suasana hati, sehingga ibu hamil lebih mudah merasa sensitif, sedih, atau cemas. Beban pikiran yang tinggi, seperti persiapan untuk menjadi orang tua baru, juga dapat menyebabkan stres tambahan.

5. Sering Buang Air Kecil

Selama trimester pertama, ibu hamil mungkin mengalami perubahan dalam pola buang air kecil dan menghadapi masalah konstipasi. Kondisi ini disebabkan oleh tekanan pada kandung kemih dan perubahan dalam sistem pencernaan.

Selain itu, banyak pula ibu hamil muda yang memiliki keluhan susah menahan buang air kecil. Mungkin ada sedikit urine yang keluar ketika ibu hamil batuk, bersin, tertawa, atau bergerak. Namun, jangan khawatir, sebab kondisi ini biasanya berakhir begitu ibu melahirkan.

6. Kaki Nyeri atau Bengkak

Keluhan lainnya yang sering dialami ibu hamil selama trimester pertama yakni kaki nyeri atau bengkak. Kondisi ini berawal dari penumpukan darah pada kaki. Darah mungkin keluar dari pembuluh, mengisi jaringan kaki, dan akhirnya menyebabkan kaki bengkak.

Berikut hal-hal yang dapat menyebabkan penumpukan darah pada kaki :

  • Hormon-hormon membuat pembuluh darah jadi lebih tipis sehingga tidak mampu bekerja dengan baik.
  • Tubuh ibu memproduksi lebih banyak darah untuk mendukung perkembangan janin.
  • Rahim yang makin membesar karena terisi janin menghalangi aliran darah dari kaki kembali ke jantung.

7. Sembelit 

Banyak ibu hamil memiliki keluhan yang satu ini selama trimester pertama. Ini karena selama hamil, tubuh menghasilkan lebih banyak hormon progesteron. Progesteron membuat otot usus lebih rileks sehingga usus tidak cukup kuat untuk mendorong feses keluar dari anus.

Makin lama feses berada dalam saluran pencernaan, makin banyak air dari feses yang akan diserap kembali oleh usus. Akibatnya, feses lebih sulit untuk dikeluarkan karena teksturnya semakin padat dan keras.

Sembelit yang dialami oleh ibu hamil di trimester pertama dipengaruhi oleh peningkatan kadar hormon progesteron. Peningkatan kadar hormon ini membuat pergerakan usus menjadi lebih lambat, supaya penyerapan makanan terjadi lebih lama.

Proses ini sebenarnya merupakan upaya tubuh guna memastikan nutrisi untuk tumbuh kembang janin terpenuhi. Namun, kondisi ini menimbulkan efek samping berupa terjadinya sembelit.

Untuk mengatasi keluhan ibu hamil trimester pertama ini, Bumil dapat memastikan asupan serat terpenuhi, yakni dengan mengonsumsi 25–30 gram makanan kaya serat, minum air putih minimal 8 gelas per hari, dan rutin berolahraga dengan intensitas ringan.

8. Sakit Punggung 

Perubahan hormon-hormon selama awal kehamilan dapat membuat ligamen (jaringan ikat antara otot dan tulang) menjadi relaks. Ini membuat beban pada punggung bawah dan panggul menjadi lebih besar dari sebelumnya sehingga ibu hamil sering mengalami sakit punggung.

9. Mual dan Muntah

Pada awal kehamilan, sekitar 70% ibu hamil akan mengalami mual dan muntah. Kondisi ini biasanya terjadi pada pagi hari (Morning Sickness), tetapi keluhan mual dan muntah juga bisa dialami Bumil sepanjang hari.

Mual dan muntah dikaitkan dengan peningkatan kadar hormon kehamilan human chorionic gonadotropin (HCG) yang diproduksi oleh plasenta. Selain HCG, peningkatan hormon estrogen juga menimbulkan keluhan ibu hamil trimester pertama ini.

10. Ngidam

Meski tidak dapat dijelaskan secara pasti, ngidam menjadi keluhan ibu hamil trimester pertama yang paling sering terjadi. Beberapa peneliti meyakini bahwa kondisi ini berkaitan dengan perubahan hormon. Perubahan tersebut mungkin memicu terjadinya peningkatan nafsu makan, sehingga Bumil mengidam makanan tertentu.

Selain itu, mengidam juga bisa terjadi sebagai usaha tubuh untuk memenuhi kebutuhan gizi Bumil dan janin.

Stres pun ikut berkontribusi pada munculnya keluhan ibu hamil trimester pertama ini. Pada beberapa kasus, ibu hamil melepas stresnya dengan cara mengonsumsi makanan tertentu.

11. Pertambahan Berat Badan

Bumil juga akan mengalami peningkatan berat badan sebanyak 1–2 kilogram selama trimester pertama. Kondisi ini terjadi karena beberapa hal, seperti bertambahnya ukuran bayi, peningkatan cairan di tubuh, atau Bumil sedang mengandung bayi kembar.

Namun, tidak semua ibu hamil mengalami pertambahan berat badan. Pada beberapa kasus, ibu hamil justru bisa mengalami penurunan berat badan karena mual dan muntah yang dialami menyebabkan Bumil tidak nafsu makan.

12. Heartburn

Bumil mungkin dapat merasakan sensasi terbakar di dada (heartburn). Kondisi ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon progesteron yang membuat katup pembatas kerongkongan dan lambung melemah.

Lemahnya katup menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa seperti terbakar di dada.

13. Jerawat di Dada dan Area Lainnya

Salah satu keluhan yang sering muncul pada trimester awal kehamilan adalah jerawat. Jerawat ini tidak hanya muncul di wajah, tetapi juga di dada, leher, dan punggung. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan. Untuk mengatasi masalah ini, penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan asupan makanan dan menjaga kebersihan kulit.

14. Produksi Air Liur Berlebih

Produksi air liur yang berlebihan atau hipersalivasi juga menjadi salah satu keluhan pada trimester awal kehamilan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan produksi cairan dalam tubuh selama kehamilan. Meski mungkin terasa mengganggu, kondisi ini sebenarnya tidak berbahaya dan biasanya akan membaik setelah trimester pertama.

15. Mata Kering

Mata kering juga menjadi salah satu keluhan yang sering dialami ibu hamil pada trimester awal. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang mempengaruhi produksi air mata. Untuk mengatasi masalah ini, ibu hamil dapat menggunakan tetes mata yang aman untuk kehamilan atau memastikan untuk cukup beristirahat.

Nah, apabila Bumil mengalami beberapa keluhan ibu hamil trimester pertama atau keluhan yang dirasakan tidak termasuk dalam beberapa keluhan di atas dan ingin memastikan penyebabnya, periksakanlah diri Bumil ke dokter. Dengan begitu, dokter dapat mengetahui penyebabnya dan memberikan penanganan yang sesuai.

Namun, jika Bumil mengalami keluhan ibu hamil trimester pertama berupa sakit perut maupun sakit kepala yang hebat, atau pendarahan seperti mens, segera ke IGD terdekat untuk mendapatkan penanganan. Pasalnya, beberapa keluhan tersebut bisa saja merupakan keluhan yang membahayakan janin dan membutuhkan penanganan segera.

Kami Juga Menyediakan Jasa Aqiqah di Jakarta Selatan, Bagi anda yang ingin Aqiqah bisa hubungi kami Slamet Aqiqah 081 878 9119.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *