15 Keutamaan Ibadah Qurban

Kata kurban menurut etimologi berasal dari bahasa Arab qariba – yaqrabu – qurban wa qurbanan wa qirbanan, yang artinya dekat. Maksudnya yaitu mendekatkan diri kepada Allah, dengan mengerjakan sebagian perintah-Nya. Dalam istilah agama disebut “udhhiyah” bentuk jamak dari kata “dhahiyyah” yang berasal dari kata “dhaha” (waktu dhuha), yaitu sembelihan di waktu dhuha pada tanggal 10 sampai dengan tanggal 13 bulan Dzulhijjah.

Ibadah kurban hukumnya adalah sunah muakkad, atau sunah yang dikuatkan. Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan ibadah kurban sejak disyariatkannya sampai beliau wafat. Berkurban sejatinya adalah media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan berkurban, merupakan suatu bentuk kepatuhan dan ketaatan makhluk kepada sang pencipta.

Barang siapa berkurban karena takwa kepada Allah, maka Allah akan menerima kurban tersebut menjadi amalan baik di sisi-Nya. Dalam surat Al-Maidah: 27 Allah berfirman :

” Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertaqwa. “ (QS. Al-Maidah: 27)

Dengan berkurban juga menjadi media kita untuk meraih ketakwaan. Apa yang ingin kita raih dalam ibadah kurban ini bukanlah persembahan daging dan darahnya, melainkan untuk mendapatkan ketakwaan. Allah SWT berfirman, “ Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. ” (Q.S. Al-Hajj: 37)

Hewan kurban juga akan menjadi saksi amal kebaikan di akhirat. Saat menjalankan ibadah kurban, maka ia akan mendapatkan ganjaran yang berlipat dari Allah. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Ibnu Majah, kurban merupakan amalan yang sangat dicintai Allah. Kelak, hewan yang dikurbankan akan menjadi saksi di hari perhitungan amal.

“ Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) kurban yang lebih dicintai oleh Allah Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah. Sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya dan bulunya. Sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya. ” (HR. Ibnu Majah)

Dikutip dari berbagai sumber yang sudah Slamet Aqiqah rangkum, berikut ini keutamaan ibadah kurban :

15 Keutamaan Ibadah Qurban

1. Menghilangkan Sifat Buruk 

Ibadah kurban yang dilaksanakan pada hari raya Idul Adha sampai hari tasyrik tiada lain bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Disamping itu, kurban juga berarti menghilangkan sikap egoisme, nafsu serakah, dan sifat individual dalam diri seorang muslim.

Dengan berkurban, diharapkan seseorang akan memaknai hidupnya untuk mencapai ridha Allah semata. Ia “korbankan” jiwa, harta, dan keluarga hanya untuk-Nya. Oleh karena itu, pada hakikatnya, yang diterima Allah dari ibadah kurban itu bukanlah daging atau darah hewan yang dikurbankan, melainkan ketakwaan dan ketulusan dari orang yang berkurban, itulah yang sampai kepadaNya.

2. Kebaikan Dari Setiap Helai Bulu Hewan Qurban 

Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata : ” Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu? “ Rasulullah menjawab : ” Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim. ” Mereka menjawab : ” Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu? ” Rasulullah menjawab : ” Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan. ” Mereka menjawab : ” Kalau bulu-bulunya? ” Rasulullah menjawab : ” Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan. ” [HR. Ahmad dan ibn Majah]

3. Berqurban adalah Ciri Keislaman Seseorang 

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda : ” Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat Ied kami. ” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]

4. Menjadi Kendaraan Menuju Surga 

Menurut Zain al-Arab, ibadah yang paling utama pada hari raya Idul Adha adalah menyembelih hewan untuk kurban karena Allah. Sebab pada hari kiamat nanti, hewan itu akan mendatangi orang yang menyembelihnya dalam keadaan utuh seperti di dunia, setiap anggotanya tidak ada yang kurang sedikit pun dan semuanya akan menjadi nilai pahala baginya. Kemudian hewan itu digambarkan secara metaforis akan menjadi kendaraannya untuk berjalan melewati shirath.

5. Qurban Salah Satu Ibadah yang Paling Disukai Allah SWT

Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda :

” Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah sebagai qurban di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya. ” [HR. Ibn Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi mengatakan: Hadits ini adalah hasan gharib]

6. Kepedulian Pada Sesama, Menggemberikan Kaum Dhuafa

” Hari Raya Qurban adalah hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Allah ” [HR. Muslim]

Baca Juga Jasa Paket Aqiqah di Tangerang Selatan – Hubungi Kami Slamet Aqiqah 081 878 9119.

7. Berkurban Merupakan Ibadah Yang Utama 

Dalam surat Al Kautsar disebutkan bahwa berkurban merupakan ibadah yang utama.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ

Artinya : ” Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah. ” [Qur’an Surat Al Kautsar: 2]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ra sebagaimana dalam Majmu’ Fatawa (16/531-532) ketika menafsirkan ayat kedua surat Al-Kautsar menguraikan.

” Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini yaitu shalat dan menyembelih qurban yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, janji, perintah, serta keutamaan-Nya. “

8. Berqurban Bagian Dari Syiar Agama Islam 

” Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah) ” [Qur’an Surat Al Hajj: 34]

9. Mengenang Ujian Kecintaan Dari Allah SWT Kepada Nabi Ibrahim 

” Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu! “

Ia menjawab: ” Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar “. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), nyatalah kesabaran keduanya.

Dan Kami panggillah dia : ” Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. ” [Qur’an Surat Ash Shaffat: 102 – 107]

10. Dicintai dan Diterima Ibadahnya Oleh Allah SWT

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa orang yang sudah mampu berkurban, tetapi tidak mau melaksanakannya, maka ia dilarang mendekati tempat shalat Rasulullah atau tempat (majelis) kebaikan lainya, berikut haditsnya.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda, ” Siapa yang memiliki kemampuan untuk berkurban, tetapi ia tidak mau berkurban, maka sesekali janganlah ia mendekati tempat shalat kami. ” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

11. Media Untuk Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT 

Barang siapa berkurban karena takwa kepada Allah, maka Allah akan menerima kurban tersebut menjadi amalan baik di sisi-Nya. “ Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertaqwa. ” (QS. Al-Maidah: 27)

Apa yang ingin kita raih dalam ibadah kurban ini bukanlah persembahan daging dan darahnya, melainkan untuk mendapatkan ketakwaan. “ Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. ” (Q.S. Al-Hajj: 37)

12. Sebagai Pembeda Antara Kaum Muslim & Kafir 

Allah berfirman,

قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَاْ أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ

“ Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku (qurbanku), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah). ” [QS: al-An’am : 162-163]

13. Belajar Ikhlas 

Dari Aisyah, Rasulullah Shallalhu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “ Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah –sebagai qurban– di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya. ” (HR Ibnu Majah dan At-Tirmidzi)

14. Bukti Syukur Kepada Allah SWT

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكاً لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ

“ Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah). ” [QS: Al Hajj : 34]

15. Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda 

Orang yang berkurban dan dilaksanakan dengan ikhlas semata-mata demi ridha Allah SWT juga akan diberikan pahala berlipat-lipat. Rasulullah SAW bersabda yang artinya :

” Bahwasanya para sahabat bertanya kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam: “ Apakah kurban-kurban ini? Beliau menjawab: “ Sunnah bapak kamu sekalian, Ibrahim ‘alaihissalaam”. . Sahabat bertanya: “ Pahala apa yang kami dapatkan darinya? Rasulullah menjawab: “ Setiap tetes darah satu kebaikan. ”

Demikianlah keutamaan jika kita melaksanakan qurban di hari raya Idhul Adha, dan masih banyak lagi keutamaan lainnya jika kita mengerjakan ibadah qurban ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan kita semua bisa berkesempatan untuk melaksanakannya.

Kami Juga Menyediakan Jasa Paket Aqiqah di Jakarta Selatan, Bagi anda yang ingin melaksanakan aqiqah dan qurban bisa hubungi kami Slamet Aqiqah 081 878 9119.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *