sobat slamet aqiqah, Sudahkah kita beraqiqah atau diaqiqahkan? Bagi yang belum melaksanakannya, sebelum kita melakukan aqiqah ada baiknya kita mengetahui Ketentuan aqiqah dalam islam. Berikut ini Slamet Aqiqah akan mengulas tentang empat ketentuan aqiqah seharusnya sesuai dengan ajaran islam, supaya pada saat aqiqah kita dihitung sebagai umat yang menjalankan sunah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam.
Ketentuan aqiqah dibedakan berdasarkan beberapa aspek, mulai dari aspek hukum Islam, hewan ternak, waktu pelaksanaan, dan do’a yang dianjurkan. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut adalah beberapa ketentuan aqiqah yang perlu Anda ketahui:
Ketentuan aqiqah sesuai hukum Islam
Dalam hukum Islam, ketentuan aqiqah adalah sunnah muakkadah. Itu artinya, aqiqah termasuk ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Dalam hal ini, jika dikerjakan akan mendapatkan pahala, tetapi jika tidak dikerjakan pun tidak apa-apa dan tidak berdosa. Meski begitu, hendaknya setiap orang tua yang kondisinya berkecukupan bisa melaksanakan ketentuan aqiqah ini agar mendapat hikmah.
Ketentuan aqiqah sesuai waktu pelaksanaan
Selain dari segi hukum, ketentuan aqiqah juga bisa dilihat berdasarkan waktu pelaksanaan. Sebenarnya aqiqah bisa dilakukan sejak buah hati lahir hingga sebelum ia berusia baligh. Namun, ada beberapa ulama yang meyakini bahwa sebaiknya pelaksanaan aqiqah itu setelah 7 hari kelahiran anak. Akan tetapi, jika rentang waktu tersebut belum memungkinan untuk dilakukan aqiqah, maka bisa diganti pada hari ke-14 atau ke-21 setelah anak lahir. SlametAqiqah
Sementara itu, bila orang tua belum memiliki dana yang memadai untuk melaksanakan ketentuan aqiqah ini, ada ulama yang mengatakan bahwa aqiqah bisa dilakukan hingga ada kemampuan untuk melaksanakannya sebelum anak baligh.
Ketentuan aqiqah sesuai hewan yang disembelih
Ketentuan aqiqah yang selanjutnya berdasarkan pada hewan ternak yang disembelih. Itu artinya, ketentuan aqiqah dianjurkan untuk menyembelih kambing atau domba, bukan hewan ternak lainnya. Untuk anak laki-laki, dianjurkan menyembelih dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan cukup menyembelih seekor kambing. Selain itu, ketentuan aqiqah ini juga harus menyembelih kambing atau domba yang sudah berusia lebih dari satu tahun, tidak dalam keadaan cacat, tidak kurus, serta dalam kondisi sehat atau tidak sakit.
Ketentuan aqiqah sesuai do’a yang dianjurkan
Setiap orang tua yang beragama Islam juga harus menunaikan ketentuan aqiqah berdasarkan do’a yang dianjurkan dalam sunnah. Biasanya do’a dalam ketentuan aqiqah terbagi ke dalam dua jenis, yaitu do’a saat menyembelih hewan dan do’a saat mencukur rambut anak baru lahir.
Doa saat menyembelih hewan qurban
“Bismillai wallahu akbar. Allahumma minka wa laka. Allahumma taqabbal minni. Hadzihi ‘aqiqatu…… [menyebut nama anak yang diaqiqah].”
Artinya: Dengan menyebut asma Allah. Allah Maha Besar. Ya Allah, dari dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah dari kami. Inilah aqiqahnya…..[menyebut nama anak].
Doa saat mencukur rambut anak“Alhamdulillahirabbil Alamin. Allahumma nurus samawati wa nurusy syamsyi wal qamari. Allahumma sirrulahi nurun nubuwwati rasulullahi shallallahu alaihi wassalam walhamdulillahi rabbil alamin.”
Artinya: Dengan menyebut asma Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam. Ya Allah, cahaya langit, matahari, dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasulullah SAW, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Setelah anak dicukur, orang tua dapat meniup bagian ubun-ubunnya dengan membaca do’a berikut:
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia dan keluarga dari setan yang terkutuk.
Baca Juga Paket Aqiqah Anak Laki-laki dan Paket Aqiqah Anak Perempuan.
Kami juga menyediakan jasa aqiqah, bagi yang ingin aqiqah bisa hubungi kami slametaqiqahAdapun Layanan
Jangkauan kami :
Perang Bani Sulaim merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan umat Islam pada masa awal perkembangan agama Islam. Perang ini terjadi akibat ketegangan antara pasukan Muslim yang dipimpin oleh Nabi Muhammad SAW dengan suku Bani Sulaim yang berada di wilayah sekitar Madinah. Ketegangan tersebut dipicu oleh perbedaan keyakinan dan kondisi politik saat itu, yang …
Qurban, atau kurban, adalah salah satu ibadah yang paling penting dalam agama Islam, dilaksanakan setiap tahun pada Hari Raya Idul Adha. Ibadah ini memiliki makna yang dalam, mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan solidaritas. Qurban bukan sekadar tradisi, melainkan sebuah momen spiritual yang mengajak umat untuk merenungkan arti pengorbanan dan pentingnya berbagi dengan sesama. Pada dasarnya, …
Ibu hamil mengalami berbagai keluhan di awal kehamilan trimester pertama merupakan hal yang wajar. Mual-mual dan muntah yang sering terjadi pada pagi hari yang disebut morning sickness, juga wajar terjadi pada awal kehamilan. Bahkan kondisi ini kadang tidak hanya terjadi apada pagi hari saja namun juga siang, sore atau malam hari. Tentu sangat tidak nyaman bila …
Muharram adalah bulan pertama dalam kalender hijriyah yang mempunyai keutamaan dan makna penting bagi umat Islam. Pada bulan inilah Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekah ke Madinah. Tak hanya itu saja, di bulan Muharram juga terdapat hari yang istimewa, yaitu hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Untuk itulah, umat Islam di seluruh dunia menyambut bulan …
Setelah 30 hari penuh berpuasa selama bulan Ramadhan, umat Muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri pada bulan Syawal. Menjadi momen yang disambut suka cita oleh umat Islam seluruh dunia, bulan Syawal ternyata memiliki keberkahan yang luar biasa layaknya bulan Ramadhan. Bulan Syawal juga dijadikan sebagai penyempurna ibadah di bulan Ramadhan. Jika selama satu bulan penuh …