Rasulullah SAW mencontohkan umat Islam mengenai ibadah kurban. Berikut ini jenis hewan kurban Rasulullah SAW pada masa itu.
Sesuatu yang dilakukan oleh umat Islam merupakan perbuatan dan anjuran yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW salah satunya dengan berkurban. Simak penjelasannya mengenai kriteria hewan kurban Rasulullah SAW yang sudah Slamet Aqiqah rangkum dari berbagai sumber.
Kitab Fiqih Islam wa Adilathuhu Juz 4 karya Wahbah az-Zuhaili membahas mengenai kurban. Hal tersebut berkaitan dengan pembahasan mengenai hewan yang dianjurkan untuk dikurbankan. Dijelaskan, seluruh ulama telah sepakat bahwa berkurban hanya dibolehkan dengan hewan ternak, yakni unta, sapi (termasuk juga kerbau), domba (termasuk juga kambing) dengan berbagai jenisnya, baik itu hewan jantan maupun betina serta yang dikebiri atau pejantan. Dengan begitu, tidak boleh berkurban dengan selain hewan ternak, seperti sapi liar, kijang, dan lainnya.
Di samping itu, kata Wahbah az-Zuhaili, tidak pernah diketahui juga bahwa Rasulullah SAW dan seluruh sahabatnya menyembelih kurban selain dari jenis hewan ternak. Lebih lanjut, kurban merupakan jenis ibadah yang terkait dengan hewan, sehingga realisasinya hanya dibolehkan dalam bentuk hewan ternak, seperti halnya zakat hewan. Baca Juga Jasa Paket Aqiqah di Tangerang Selatan – Hubungi Kami Slamet Aqiqah 081 878 9119.
Wahbah az-Zuhaili juga menceritakan mengenai kisah Rasulullah SAW yang pada saat itu berkurban dengan jenis domba jantan bertanduk (kibasy) karena dagingnya lebih enak. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ubadah Ibnu Shamit bahwa Rasulullah SAW bersabda :
غَيْرُ الأَضْحية الْكَبْشُ الأَقْرَن
Artinya : ” Sebaik-baik hewan kurban adalah domba jantan yang bertanduk. “
Selanjutnya, domba pada tingkatan jidz atau berumur sangat muda. Hewan kurban jenis ini lebih utama dibandingkan kambing pada tingkatan tsani. Sebab, domba jidz memiliki daging yang lebih enak. Rasulullah SAW bersabda :
نِعْمَ أَوْ نِعْمَتِ الأَضْحِيَةُ الْجِذْعُ مِنَ الضَأْن
Artinya : ” Sebaik-baik kurban adalah dengan jidz’ (domba yang masih muda). “
Hewan jidz adalah tingkatan hewan yang masih berumur sangat muda jika berupa kambing maka berumur dua tahun. Namun, apabila berupa sapi dan sebangsanya maka berumur tiga tahun, sedangkan jika berupa unta maka yang berumur lima tahun.
Rasulullah SAW juga berkurban dengan domba jantan bertanduk (kabsy) yang berwarna putih. Dengan begitu, menurut mazhab Syafi’i urutan hewan kurban sesuai dengan keutamaannya adalah hewan yang berwarna putih lalu kuning, lalu putih tapi tidak cerah, lalu merah, lalu bercampur antara putih dan hitam, lalu ada yang hitam seluruhnya.
Baca Juga Paket Aqiqah Anak Laki-laki dan Paket Aqiqah Anak Perempuan.
Dijelaskan pula bahwa Imam Ahmad dan Hakim juga meriwayatkan bahwa Abu Hurairah berkata, ” Darah hewan kurban yang berwarna putih pudar lebih dicintai Allah SWT dibandingkan darah hewan yang hitam. “
Sementara itu, dijelaskan pula mengenai usia hewan yang dijadikan kurban oleh Rasulullah SAW. Beliau berkurban dengan jidz yang tubuhnya besar atau gemuk dan umurnya sudah mencapai enam bulan masuk ke tujuh bulan. Pendapat ini juga dipegang oleh sebagian mazhab Maliki, dasarnya adalah sabda dari Rasulullah SAW :
يُجْزِئُ الْجِذْعُ منَ الضَّأْن أُضْحِيَةٌ
Artinya : ” Dibolehkan menjadikan domba jidz’ sebagai kurban. “
Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam Zadul Ma’ad juga menceritakan mengenai kurban yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW bersandar pada riwayat Abu Bakrah yang menyebutkan tentang kurban beliau di Makkah, dan Anas menyebutkan tentang kurbannya di Madinah.
Ia berkata, ” Beliau menyembelih di hari raya, kambing, sapi, dan unta, seperti yang dikatakan oleh Aisyah RA, “Waktu itu Rasulullah SAW telah menyembelihkan kurban untuk istri-istrinya berupa sapi. “ Hadits ini tercantum pada Ash-Shahihain.
Dalam Shahih Muslim disebutkan, ” Rasulullah SAW telah menyembelihkan kurban untuk Aisyah RA berupa seekor sapi di hari raya kurban.” Sedangkan di dalam kitab As-Sunan disebutkan, bahwa beliau telah menyembelih kurban berupa seekor sapi untuk keluarga Muhammad pada waktu Haji Wada’. ” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)Cara Memilih Hewan Qurban Sesuai Syariat Islam :1. Hewan Qurban Harus Sehat
Pastikan hewan kurban (unta, sapi, kambing atau kerbau) dalam kondisi sehat. Kondisi sehat yang dimaksud dapat dilihat dari ciri-ciri, seperti bulu bersih dan mengkilat, gemuk dan lincah, muka yang cerah, nafsu makan baik, lubang kumlah (mulut, mata, hidung, telinga, dan anus) bersih dan normal. Selain itu, suhu badan juga normal yakni sekitar 37 derajat celcius alias tidak demam.
2. Hewan Qurban Tidak Cacat
Seperti yang telah disabdakan Rasulullah, hewan kurban tidak boleh cacat. Dalam hal ini, hewan yang dipilih tidak boleh pincang, buta, atau telinga rusak (Kesepakatan ulama menyebut bahwa hewan dengan bekas eartag atau penanda tetap bisa digunakan untuk kurban / bukan suatu kecacatan).
3. Telah Cukup Umur
Dalam memilih hewan kurban sesuai syariat islam, yang penting diperhatikan adalah memastikan usia hewan ternak tersebut telah ideal. Ketentuan umur hewan berdasarkan jenisnya tentu berbeda-beda satu sama lain.
Itulah rangkuman penjelasan mengenai kriteria hewan kurban dan bagaimana cara memilih hewan kurban sebelum sahabat membeli hewan kurban. Semoga bermanfaat dan dapat menjadikan contoh bagi umat islam untuk melaksanakan ibadah kurban.
Kami juga menyediakan jasa paket aqiqah di Jakarta Selatan, Bagi anda yang ingin aqiqah bisa hubungi kami Slamet Aqiqah 081 878 9119.
Fathu Mekkah artinya pembebasan Kota Mekkah. Fathu Makkah atau Fathu Mekkah merupakan peristiwa pembebasan Kota Mekkah oleh umat Islam dari kaum Quraisy. Peristiwa Fathu Makkah terjadi pada bulan Ramadan 8 Hijriah atau tahun 630 Masehi. Salah satu hal yang menyebabkan terjadinya peristiwa Fathu Makkah adalah pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh kaum Quraisy. Peristiwa Fathu Makkah berakhir …
Mencari SMP terbaik di Tangerang? Daerah ini menawarkan berbagai pilihan sekolah berkualitas tinggi. Pilihannya termasuk sekolah dengan reputasi yang kuat dalam akademik, program pengembangan karakter, dan fasilitas yang memadai. Ketika memilih SMP terbaik untuk anak Anda, pertimbangkan baik akademik maupun pendidikan karakter, serta nilai-nilai yang sesuai dengan nilai keluarga Anda. Mencari rekomendasi dari orang tua …
Bulan Safar menjadi salah satu bulan Allah yang mulia dimana Allah SWT menurunkan banyak bala dan juga cobaan serta musibah pada bumi. Akan tetapi, beberapa musibah tersebut tidak akan terjadi kecuali dengan qadha dan qadar dari Allah SWT. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW memberi penjelasan tentang umat yang tidak diperbolehkan untuk percaya pada sebuah penyakit …
Sedekah atau Shadaqah adalah pemberian seorang Muslim kepada orang lain secara ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta, namun mencangkup segala amal atau perbuatan baik. Dalam kegiatan bersedekah, ada Upaya untuk mencari ridho Allah, mengundang pahala serta kebaikan bagi pelaksananya. Ketenangan hidup adalah dambaan setiap muslim. Dengan ketenangan …
“Dampak ibu hamil mengangis ternyata juga dirasakan oleh janin. Malahan, ada beberapa kondisi yang disebut bisa terjadi pada janin, jika ibu sering menangis atau mengalami ledakan emosi selama kehamilan. Hal ini bahkan bisa memengaruhi perkembangan janin hingga meningkatkan risiko kelahiran prematur.” ibu disarankan untuk melakukan hal-hal yang bisa membuat perasaan bahagia, karena suasana hati ibu …