Idul Adha merupakan salah satu hari raya yang diperingati oleh umat muslim. Hari raya ini identik dengan penyembelihan hewan kurban. Hewan sapi dan kambing adalah jenis hewan yang paling umum untuk hewan kurban di Indonesia. Dalam Hari Raya Idul Adha, daging kurban dibagikan kepada yang berhak termasuk yang berkurban dan keluarganya.
Dalam hari raya ini pula masyarakat berkesempatan makan daging. Sudah menjadi rahasia umum bila ada anggapan bahwa makan daging kurban identik dengan penyakit darah tinggi dan kolesterol. Tapi apakah benar daging kambing maupun sapi tidak baik dikonsumsi? Berikut ini penjelasannya yang sudah Slamet Aqiqah rangkum dari berbagai sumber.
Melihat dari kandungan gizi, tidak ada yang salah dengan daging sapi maupun kambing. Dalam 100 gram daging kambing mengandung 149 Kkal, 16,6 gr protein, 9,2 gr lemak, 11 mg kalsium dan 1 mg zat besi. Sedangkan untuk 100 gram daging sapi mengandung 201 Kkal, 18,8gr protein, 14 gr lemak, 11 mg kalsium dan 2,8 mg zat besi. Baca Juga Jasa Paket Aqiqah di Tangerang Selatan – Hubungi Kami Slamet Aqiqah 081 878 9119.
Protein dalam daging tersebut berfungsi membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, memproduksi hormon, enzim, dan zat kimia lain dalam tubuh, membentuk otot, tulang, kulit, dan darah, serta sumber tenaga (menghasilkan 4 kalori per 1 gram lemak). Lemak pun berfungsi membantu penyerapan vitamin yang larut lemak (A, D, E, dan K) dan mineral, sumber energi (menghasilkan 9 kalori per 1 gram lemak), dan menunjang fungsi otak.
Warna merah yang dihasilkan dari daging sapi dan kambing mengandung banyak zat besi. Zat besi inilah yang memproduksi hemoglobin yang nantinya akan mengantarkan oksigen dari darah ke seluruh sel otot. Nah,ternyata daging kambing maupun sapi baik untuk kita konsumsi, hanya saja ada yang perlu kita ketahui supaya kita aman dan tetap sehat saat mengkonsumsi daging. Ini tidak terlepas dari berapa banyak yang kita konsumsi, jenis pemilihan dagingnya, cara mengolah dan cara kita memasak.
Ada beberapa tips terkait cara pengolahan daging kurban, antara lain :
Pilih daging daging segar, dagingnya berwarna merah segar dan kenyal, daging tidak berlendir dan lembek, tidak berbau busuk;
Sebelum dimasak, cucilah daging hingga bersih;
Masak daging sampai matang sempurna. Hindari memasak daging setengah matang, karena dikhawatirkan bila masih setengah matang masih terdapat bakteri ataupun virus yang menempel pada daging.
Semisal kita mempunyai daging tetapi tidak ingin segera dimasak, ada cara penyimpanan daging yang perlu diperhatikan yaitu :
Ketika mempunyai daging segeralah simpan dalam kulkas. Jika daging tidak ingin langsung dimasak, jangan dicuci dulu. Masukkan daging ke dalam kantong plastik atau wadah tertutup rapat. Apabila Anda akan memasak daging tersebut dalam 2-3 hari, simpan dibagian bawah kulkas. Jika berencana menyimpan daging dalam waktu lama, letakkan daging di dalam freezer. Ketahanan daging mentah saat disimpan dalam freezer adalah sekitar 3-4 bulan.
Hindari defrost daging dengan suhu ruangan
Defrost adalah proses mencairkan daging yang baru saja dikeluarkan dari freezer. Dalam melakukan defrost, sebaiknya hindari meletakkan daging begitu saja dengan suhu ruangan. Mencairkan daging beku dapat dilakukan dengan cara memasukkan ke dalam kulkas bawah, air dingin, atau menggunakan microwave. Dengan begini bakteri tidak akan berkembang biak didalam daging secara cepat.
Baca Juga Paket Aqiqah Anak Laki-laki dan Paket Aqiqah Anak Perempuan.Agar kita aman dan sehat dalam mengkonsumsi daging, ada yang dapat kita lakukan, antara lain :
Sebaiknya daging dimasak secara matang sempurna. Daging yang digoreng akan menambah kadar lemak dari minyak goreng. Sedangkan bila dibakar, akan berisiko menambah zat karsinogen penyebab kanker;
Sebaiknya memasak daging dengan cara direbus dan dikonsumsi bersama dengan sayur dan buah agar seimbang. Pilih karbohidrat yang berserat tinggi;
Pilih area daging yang kurang berlemak. Sengkel, misalnya. Hindari area perut apalagi jeroan;
Jika masak dengan santan, usahakan sekali masak sekali dimakan habis. Jangan dihangatkan apalagi dimasak kembali;
Makan daging kambing atau sapi jangan berlebihan dalam waktu singkat;
Usahakan jangan makan daging selambat-lambatnya 2 jam sebelum tidur;
Kurangi makan berlemak lain seperti konsumsi coklat dan keju selama sedang mengonsumsi banyak makan daging;
Sebaiknya sehabis makan dengan daging kambing atau sapi tidak mengkonsumsi minuman berkalori tinggi seperti teh manis atau sirup;
Batasi penggunaan garam dan gula;
Minum yang cukup 8-10 gelas sehari untuk mencegah sembelit;
Tetap melakukan olah raga ringan selama masa hari raya Idul Adha.
Pemilihan Lokasi Pembelian Hewan Kurban
Pemilihan tempat anda membeli hewan kurban, menjadi hal yang juga tak kalah penting. Yang wajib diperhatikan adalah jangan membeli hewan kurban yang di ternak di tempat pembuangan sampah. Hewan yang dijual di lokasi seperti ini, berpotensi hewan mengandung bahan berbahaya bagi tubuh yang nanti akan mengonsumsinya.
Pilihlah hewan kurban yang diternak di lingkungan yang bersih dan jauh dari polusi udara, karena berpengaruh pada tingkat stres yang akan dialami oleh hewan yang berimbas pada kesehatan tubuhnya.
Dengan memperhatikan tips di atas semoga kita menjadi paham bagaimana cara yang aman dan sehat mengkonsumsi daging kurban. Perlu kita ingat bahwa segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Begitu pula dengan konsumsi daging, sebaiknya kita dapat mengontrol porsi makan daging. Konsumsi sumber protein hewani sebaiknya beraneka ragam, tidak hanya bersumber dari daging tetapi dapat bersumber dari ikan, ayam, dan telur.
Kisah Nabi Sulaiman AS adalah salah satu cerita yang penuh hikmah dan pelajaran yang dapat diambil dari perjalanan hidupnya. Sebagai seorang nabi yang diberkahi dengan kebijaksanaan luar biasa, kekayaan, serta kemampuan menguasai berbagai makhluk, Sulaiman AS menunjukkan contoh teladan tentang keadilan, kepemimpinan yang bijaksana, dan ketaatan kepada Allah SWT. Silsilah Keturunan Nabi Sulaiman AS Kelahiran …
Bulan Dzulhijjah adalah bulan ke-12 dan terakhir dalam penanggalan hijriyah yang memiliki makna istimewa bagi umat Islam. Di bulan Dzulhijjah, terdapat banyak keutamaan dan berbagai amalan, baik sunnah maupun wajib yang pahalanya sangat besar. Tak hanya itu, di bulan Dzulhijjah juga terdapat serangkaian peristiwa penting, seperti ibadah haji dan perayaan Idul Adha. Lalu, apa saja keutamaan …
Anak merupakan titipan yang harus dijaga dan menjadi amanah terbesar dari Allah SWT kepada setiap orang tua di dunia ini. Oleh karena merupakan titipan, tentunya terdapat beberapa kewajiban orang tua terhadap anak yang harus dipenuhi. Terkadang orang tua melupakan beberapa poin penting terkiat kewajibannya terhadap anak. Apabila kewajiban ini dijalankan dengan baik dan benar maka anak akan …
Bagi seorang muslim, melakukan proses pernikahan merupakan sebuah bentuk ibadah yang harus dijalani dengan sungguh sungguh dan memiliiki niatan serta tujuan yang baik dan sesuai dengan syariat Islam. Beberapa tujuan pernikahan dalam islam tersebut diantaranya seperti mengingkatkan ketaqwaan pada Allah SWT, melakukan dan meningkatkan ibadah, menegakkan rumah tangga islami, hingga bertujuan untuk mendapatkan keturunan yang …
Nabi Muhammad saw dihadapkan pada kondisi masyarakat yang majemuk (plural) saat hijrah ke Yatsrib (Madinah). Kemajemukan tersebut justru dimanfaatkan Rasulullah untuk menyatukan masyarakat Madinah dalam sebuah negara dengan aturan-aturan yang mengikatnya. Prof Muhammad Quraish Shihab dalam Kumpulan 101 Kultum tentang Islam (2016) menjelaskan Langkah-langkah Nabi Muhammad saat tiba di Madinah. Langkah pertama Nabi Muhammad Saw …