Hal Yang Perlu Di Persiapkan Saat Hamil

Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan selama kehamilan. Ini bukan hanya soal kesehatan fisik saja tetapi juga persiapan mental. Persiapan kehamilan ini mencakup persiapan fisik seperti menjaga asupan nutrisi yang perlu dikonsumsi. Misalnya memenuhi kebutuhan asam folat, protein, dan zat besi.

Memiliki buah hati yang normal dan sehat merupakan suatu hal yang pada umumnya sangat dinantikan oleh pasangan yang telah menikah. Maka dari itu perlu diketahui beberapa hal tentang persiapan kehamilan. Persiapan kehamilan bertujuan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Beberapa di antaranya adalah cacat janin dan terjadinya keguguran berulang. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kesehatan prakonsepsi dan perawatan kesehatan perlu dipersiapkan dengan matang sebelum program hamil

Berikut merupakan penjelasan dan hal yang perlu di persiapkan saat kehamilan pertama menurut beberapa sumber yang telah slamet aqiqah rangkum dibawah ini :

Beberapa Hal Yang Perlu Dipersiapkan Untuk Kehamilan 

Menjaga asupan nutrisi selama kehamilan menjadi bagian penting dalam proses persiapan kehamilan. Nutrisi sehat dapat membantu anak tumbuh berkembang dengan optimal dan juga baik untuk kesehatan ibu hamil. Apa saja persiapan yang disarankan untuk calon bumil selama kehamilan? Berikut beberapa jenisnya :

1. Konsultasi Ke Dokter 

Konsultasi ke dokter kandungan segera setelah anda memutuskan untuk hamil dan menjalani beberapa pemeriksaan yang berkaitan dengan organ reproduksi seperti :

  • USG
  • Tes darah untuk melihat apakah ada penyakit keturunan
  • Tes penyakit menular seksual, Pemeriksaan pap smear untuk area serviks.
  • Tes untuk menilai kualitas sperma sehat atau tidak

2. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang 

Berikut ini adalah panduan menentukan nutrisi dan makanan yang dibutuhkan saat mempersiapkan kehamilan :

  • Kurangi makanan yang tinggi kalori dan mengandung pemanis buatan.
  • Jangan konsumsi vitamin A, D, E, dan K (vitamin larut lemak) dalam dosis yang berlebihan, karena vitamin-vitamin tersebut bisa menyebabkan cacat lahir pada bayi bila dikonsumsi secara berlebihan.
  • Konsumsi makanan yang kaya protein, zat besi, asam folat, dan kalsium.
  • Konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, serta produk susu rendah lemak.
  • Konsumsi 340 gram ikan per minggu. Namun, hindari ikan dengan kadar merkuri yang tinggi, misalnya ikan tuna.

3. Jaga Berat Badan Ideal 

Kelebihan berat badan bisa menambah risiko terjadinya komplikasi di masa kehamilan, seperti diabetes atau hipertensi. Sedangkan berat badan kurang juga beresiko untuk hamil bisa menjadi semakin kecil. Pastikan indeks masa tubuh (IMT) anda tergolong normal saat mempersiapkan kehamilan. IMT yang normal untuk orang Asia adalah 18,5–22,9. Cara menghitungnya, berat badan (kg) dibagi tinggi badan (m)2.

4. Konsumsi Asam Folat 

Konsumsi asam folat setidaknya 6 bulan sebelum hamil. Nutrisi ini dapat membantu mencegah bayi lahir dengan cacat tabung saraf. Selain dari makanan, asam folat juga bisa didapat dengan minum suplemen asam folat. Dosis yang dianjurkan adalah 400 mikrogram per hari.

5. Lakukan Vaksinasi 

Untuk melindungi kesehatan ibu dan calon janin, disarankan untuk melakukan vaksinansi sebelum memulai program hamil. Beberapa jenis vaksin yang perlu kamu lengkapi adalah vaksin MMR, vaksin varicella, vaksin HPV, vaksin hepatitis B, dan vaksin COVID-19.

Baca Juga Jasa Paket Aqiqah di Tangerang Selatan – Hubungi Kami Slamet Aqiqah 081 878 9119. 

6. Hentikan Kebiasaan Merokok & Minum Minuman Beralkohol

Kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol meningkatkan resiko sulit hamil. Bahkan, bila kebiasaan ini tidak dihentikan selama hamil, kemungkinan bayi lahir dengan cacat fisik dan gangguan tumbuh kembang akan semakin tinggi.

7. Jaga Kesehatan Gigi 

Saat hamil, perubahan hormon menyebabkan anda lebih rentan terhadap penyakit gusi dan gigi berlubang. Rutinlah berkonsultasi ke dokter gigi sebelum dan selama menjalani kehamilan serta jangan lupa untuk rajin membersihkan gigi agar masalah radang gusi dan gigi berlubang bisa diminimalkan.

8. Rutin Berolahraga 

Lakukan olahraga setidaknya selama 30 menit per hari seperti yoga, berjalan kaki, bersepeda, atau berenang. Hal ini membuat Anda lebih siap menjalani promil, kehamilan, sampai proses persalinan nanti.

9. Persiapkan Mental dan Fisik

Sebagai bagian dari proses kehamilan dan persalinan, persiapan mental juga sangat diperlukan. Tubuh mengalami perubahan karena adanya janin di dalam kandungan. Apabila tidak ada kesiapan mental maka ini bisa menyebabkan stres pada bumil, sehingga akan memengaruhi perkembangan janin.

10. Memperbanyak Pengetahuan 

Bumil juga perlu memperkaya pengetahuan seputar kehamilan. Ini mencakup perencanaan kesehatan, perawatan selama kehamilan,  to do list menjelang persalinan, dan apa saja yang harus dilakukan setelah persalinan. Penting juga untuk memahami dengan baik cara merawat bayi baru lahir.

11. Lakukan Pemeriksaan Kehamilan Secara Rutin 

Ini adalah salah satu rangkaian persiapan calon ibu. Pemeriksaan kehamilan salah satu bagian dari Antenatal Care (ANC) yang akan mencegah masalah yang terjadi selama kehamilan dan menurunkan risiko hilangnya nyawa pada ibu hamil.

Waktu kunjungan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan akan berbeda-beda sesuai dengan usia kehamilan. Semakin tua usia kehamilan, maka semakin sering melakukan pemeriksaan kehamilan.

12. Mengubah Gaya Hidup

Hal pertama yang harus disadari adalah adanya gaya hidup yang akan berubah. Kesibukan dan kejutan-kejutan baru pasti akan datang. Artinya, jika hari-hari bumil biasanya dipenuhi dengan rutinitas pekerjaan atau bersosialisasi, mungkin tak semuanya dapat dilakukan selama kehamilan.

Jika bumil tipe orang yang terbiasa tidur cepat dan bangun di pagi hari, kini bersiaplah untuk keluar dari kebiasaan tersebut. Sebab di trimester terakhir bumil pasti akan mengalami perubahan jam tidur, bahkan gangguan tidur.

Selain itu, jika sebelumnya tidak memperhatikan pada pola makan, maka kini ibu harus memerhatikannya. Sebab makanan yang ibu konsumsiakan diserap dan menjadi nutrisi untuk si buah hati.

13. Prioritas Baru 

Buah hati akan menjadi prioritas yang selalu bumil utamakan. Tanggung jawab menanti seiring dengan kebutuhan-kebutuhan bayi yang harus ibu penuhi bersama pasangan. Ingat, ini bukan hal yang menakutkan. Sebab melihat tumbuh kembang anak adalah hal yang paling bermakna.

Nah, itulah beberapa persiapan kehamilan yang bisa dijadikan acuan. Mengikuti berbagai tips di atas dapat membantu moms agar lebih siap untuk memasuki fase kehamilan. Lebih disarankan juga untuk moms agar berkonsultasi langsung dengan dokter terpercaya, Semoga dapat membantu dan bermanfaat ya, moms!

Kami Juga Menyediakan Jasa Paket Aqiqah di Jakarta Selatan, Bagi anda yang ingin aqiqah bisa hubungi kami Slamet Aqiqah 081 878 9119. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *