Keistimewaan 10 Hari Puasa Kedua Bulan Ramadhan

Keistimewaan 10 Hari Puasa Kedua Bulan Ramadhan

Tak terasa umat Islam telah melalui sepuluh hari pertama Ramadhan 1445 H. Lalu apa keistimewaan dan keutamaan 10 hari kedua bulan Ramadhan? Bulan Ramadhan terbagi menjadi tiga fase yang masing-masing memiliki keutamaan, yaitu sepuluh hari pertama rahmat, sepuluh hari kedua adalah ampunan, dan sepuluh hari ketiga adalah terbebas dari api neraka. Hal ini dijelaskan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis yang berbunyi : ” Awal bulan Ramadan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah terbebas dari neraka. ” (HR. Al-Baihaqi). Setelah bersungguh-sungguh menjalani 10 hari pertama, tiba saatnya semakin giat untuk menjalankan ibadah di 10 hari kedua Ramadhan. Berikut keistimewaannya melansir berbagai sumber : 1. Diampuni Dosa  Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa fase kedua Ramadhan adalah maghfiroh atau ampunan. Oleh karena itu, Allah mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang telah lalu di sepuluh hari kedua Ramadhan. ” Siapa yang puasa Ramadan dengan iman dan pengharapan, telah diampuni dosanya yang telah lalu. Dan siapa yang bangun malam Qadar dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu, ” (HR. Bukhari Muslim) 2. Wujud Istiqomah  Mampu menjalankan ibadah pada sepuluh hari kedua Ramadhan merupakan sebuah kenikmatan iman dari Allah SWT. Pasalnya, tidak semua orang mampu melakukannya. Wujud dari orang yang mempunyai keistiqamahan adalah mereka tetap menjalani ibadah puasa Ramadhan secara lengkap dalam sepuluh hari kedua bulan Ramadhan. 3. Pahala Dilipatgandakan  Ibadah yang dilakukan oleh setiap muslim yang berpuasa akan dilipatgandakan. Baca Juga Jasa Paket Aqiqah di Tangerang Selatan – Hubungi Kami Slamet Aqiqah 081 878 9119.  ” Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah SWT berfirman (yang artinya) “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku,” (HR. Muslim). 4. Dibukanya Pintu Surga  Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda: ” Jika telah datang bulan Ramadan maka pintu-pintu surga akan dibuka, pintu-pintu neraka akan ditutup dan setan-setan akan dibelenggu dengan rantai, ” (HR. Bukhari dan Muslim). 5. Dikabulkannya Do’a  Fase kedua atau fase 10 hari kedua Ramadhan inilah Allah membukakan pintu magfirah atau ampunan yang seluas-luasnya. Oleh karena itu, jangan sampai kita melewatkan hari-hari penuh ampunan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT dengan sia-sia. Pada waktu-waktu inilah saat yang paling tepat untuk memperbanyak doa serta memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan di masa lalu agar diampuni dan dibebaskan dari hukuman. Perbanyaklah melakukan sholat malam, berdoa , tilawah Al-Quran, dan berzikir karena pada 10 hari kedua Ramadhan ini merupakan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT untuk mengurangi dosa-dosa yang telah kita perbuat. 6. Mendapat Kemudahan Selama Ramadhan  Dalam Q.S Al-Baqarah ayat 185 Allah memberikan kemudahan bagi orang yang menjalankan ibadah Ramadhan di 10 hari kedua dengan diberikan kemudahan untuk dapat menyelesaikan hingga akhir Ramadan. شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ Artinya: (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (Q.S Al-Baqarah: 185) 7. Mudah Dunia Akhirat  Dalam ayat ke-184 Surah Al-Baqarah, ibadah puasa Ramadhan di 10 hari kedua mudah dijalankan bagi orang yang ikhlas, bagi yang berhalangan boleh mengganti di hari lain dan akan tetap mendapat pahala yang sama seperti ketika Ramadan. أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ Artinya: (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Q.S Al-Baqarah:184). 8. Mencegah Maksiat  Setiap perintah dalam Al-Quran pasti mengandung kebaikan, kemaslahatan, keberuntungan, manfaat, keindahan, keberkahan. Sedangkan setiap larangan dalam Al-Quran pasti mengandung kerugian, kebinasaan, kehancuran, keburukan (disarikan dari Tafsir Ibnu Katsir (1/200). Dijelaskan bahwa ibadah Ramadan di 10 hari kedua akan mencegah kita untuk berbuat maksiat dikarenakan banyak berbuat kebaikan. 9. Mendapat Kebahagiaan dan Keberkahan  Keutamaan dari 10 hari kedua puasa Ramadhan selanjutnya adalah sebagaimana ternukil dalam hadits berikut : ” Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya, “ (HR. Muslim). Kemudian, hadits dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw. bersabda: ” Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan penuh keberkahan. Allah SWT telah mewajibkan kepada kalian berpuasa di dalamnya, di bulan itu pintu-pintu langit akan dibuka dan pintu-pintu neraka akan ditutup, di bulan itu setan-setan akan diikat, di bulan itu ada malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa terhalang mendapatkan kebaikannya maka sungguh ia telah terhalang, ” (HR. An-Nasai). 10. Menjadi Pribadi Lebih Baik  Menjadi orang yang mampu menjalankan ibadah Ramadhan di 10 hari kedua tentunya ialah sebuah berkah karena mampu istiqomah akan amal ibadah yang dijalaninya, ia akan menjadi orang yang semakin dekat dengan Allah dan menjadi pribadi yang lebih baik. Sehingga di hari-hari setelah Ramadhan pun ia akan terus melakukan kebaikan dan selalu merindukan bulan Ramadhan yang mulia. Tentu hal tersebut adalah sebuah kenikmatan sebab hidayah dari Allah belum tentu diterima atau dimiliki oleh semua orang. Sebagai orang yang diberi petunjuk dengan menjadi umat islam tentu harus selalu mengisinya dengan kebaikan. Amalan 10 Hari Kedua Bulan Ramadhan  Terdapat beberapa amalan utama yang dapat dilaksanakan saat 10 hari kedua Ramadan untuk memberikan keuntungan tersendiri bagi yang menjalankan. Sebagai berikut : 1. Sholat Malam  Shalat malam yang dimaksud adalah shalat tahajud di sepertiga malam. Shalat ini dilakukan untuk melengkapi shalat tarawih dan shalat witir yang telah dijalankan selama bulan Ramadhan. 2. Berdo’a  Memperbanyak doa, memohon keringanan dan meminta pengampunan dari segala dosa yang telah lalu akan melengkapi keutamaan di 10 hari kedua bulan Ramadhan. Baca Juga Paket Aqiqah Anak Laki-laki dan Paket Aqiqah Anak Perempuan.
3. Tilawah Al-Qur’an  Umat Islam yang melaksanakan tilawah Al-Quran akan merasakan ketenangan sehingga dapat kembali bersemangat dalam menjalankan sisa ibadah puasa Ramadhan. 4. Dzikir  Memperbanyak berzikir akan membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT dan melengkapi keutamaan ibadah kita di 10 hari kedua bulan Ramadhan. 5. Sedekah  Bersedekah merupakan wujud ketaatan seorang hamba terhadap Allah SWT dan juga wujud kepedulian terhadap sesama. 6. Memberi Makan Orang Yang Berpuasa  Seperti sabda Rasullullah SAW, “ Barang siapa memberi makan orang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun ” (HR. Ahmad) Dengan mengetahui berbagai keutamaan 10 hari kedua puasa Ramadhan, semoga kita semakin bersemangat untuk memperbanyak ibadah sunnah  dan amalan kebaikan seperti shalat tarawih, tadarus Alquran, doa, zakat, infaq, dan sedekah. Karena setiap amalan kebaikan akan dibalas dengan pahala yang berlimpah oleh Allah Swt. Kami Juga Menyediakan Jasa Paket Aqiqah di Jakarta Selatan, Bagi Anda Yang Ingin Aqiqah Bisa Hubungi Kami Slamet Aqiqah 081 878 9119. 
WhatsApp WA Sekarang
Pesan Sekarang