Kumpulan Do’a Saat Nuzulul Qur’an

Dalam menyambut peristiwa bersejarah Nuzulul Quran tersebut, umat Islam dapat melafalkan doa berikut ini agar bisa meraih keutamaannya. Nuzulul Quran adalah peristiwa awal turunnya Al Qur’an dari ‘Lauh Mahfudz ke langit dunia’ kepada Nabi Muhammad SAW secara bertahap atau tidak sekaligus diturunkan, namun secara berangsur-angsur.

Peristiwa turunnya Al quran ini menjadi tonggak sejarah munculnya satu syariat ajaran agama baru yakni Islam sebagai penyempurnaan terhadap tauhid sebelumnya. Baca Juga Jasa Paket Aqiqah di Tangerang Selatan – Hubungi Kami Slamet Aqiqah 081 878 9119. 

Dikutip dari Syekh Ali As-Shabuni menyebutkan bahwa Al quran pertama kali diturunkan ketika Nabi Muhammad SAW sedang berada di Gua Hira yang terletak 5 kilometer dari Mekkah. Kala itu Malaikat Jibril datang dan memeluk Rasulullah SAW sembari memberikan wahyu pada tanggal 17 Ramadhan. Saat itu Rasulullah berusia 40 tahun (sekitar 608-609 M).

Dalam buku Studi Al Qur’an karya Kadar M. Yusuf disebutkan kitab suci Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur dan 17 Ramadhan merupakan turunnya wahyu pertama surah Al-Alaq ayat 1-5. Hal tersebut juga dikisahkan dalam Al-Quran surah Al-Isra’ ayat 106, Allah SWT berfirman :

وَقُرْءَانًا فَرَقْنَٰهُ لِتَقْرَأَهُۥ عَلَى ٱلنَّاسِ عَلَىٰ مُكْثٍ وَنَزَّلْنَٰهُ تَنزِيلًا

Artinya : ” Dan Al-Qur’an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacanya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian. “

Memperbanyak doa adalah salah satu amalan yang dianjurkan dikerjakan oleh umat Islam saat malam Nuzulul Quran. Dikutip dari beberapa sumber berikut ini doa pada saat Nuzulul Quran :

1. Do’a Memohon Kebaikan Al-Qur’an 

اللهم نور قلوبنا بنور هدايتك كما نورت الارض بنور شمسك ابدا ابدا برحمتك يا ارحم الراحمين

Latin : Allahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur’an, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil qur’an, wa hassin a’maalanaa bi dzikril qur’an, wa najjinaa minan naari bi karoo matil qur’an, wa adkhilnal jannata bi syafaa’til qur’an.

Artinya : ” Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Al-Qur’an, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Qur’an, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Qur’an, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Qur’an, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’at Al-Qur’an. “

2. Do’a Memohon Rahmat Dari Al-Qur’an 

Umat Islam juga dapat melafalkan doa khotmil quran pada malam Nuzulul Quran :

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Latin : Allahumarhamni bil qur’an. Waj’alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohman. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa ‘allimni minhu maa jahiltu. Warzuqnii tilawatahu aana allaili wa athrofannahar waj’alhu li hujatan ya rabbal ‘alamin.

Artinya : ” Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam. “

3. Doa Meminta Ampunan

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘aufuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni

Artinya : ” Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku. “

4. Do’a Di Malam Nuzulul Qur’an 

اللَّهُمَّ انْفَعْنَا وَارْحَمْنَا وَاسْتُرْنَا وَنَجِّنَا بِحَقِّ الْقُرْأَنِ الْعَظِيْمِ. وَيَسِّرْ مَا فِيْهِ يَاكَرِيْمُ وَارْحَمْ مُعَلِّمَنَا وَالْحَاضِرِيْنَ وَارْحَمْ جَمِيْعَ الْمُسْلِمِيْنَ يَاكَرِيْمُ

Arab-Latin : Allaahumman fa’naa warfa’naa wasturnaa wanajjinaa bihaqqil qur-aanil ‘adhiimi. wa yassir maa fiihi yaa kariimu warham mu’allimanaa wal haadhiriina. warham jamii’al muslimiina yaa kariim.

Artinya : Wahai Allah, berilah kami manfaat, rizki kami, tinggikanlah derajat kami, tutuplah keaiban kami, dan selamatkanlah kami berkat Al Qur’an yang agung. Dan mudahkanlah apa yang ada di dalamnya. Wahai Dzat yang Maha Mulia, berilah rahmat kepada para guru kami dan semua yang hadir, berilah rahmat kepada semua umat Islam.

Turunnya Al Quran untuk Ditadabburi, bukan Diperingati

Allah Ta’ala berfirman tentang turunnya Al Quran :

“ Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. ” (QS. Al Qadr: 1-5)

Peringatan turunnya Al Quran diiringi dengan berbagai acara yang dibuat oleh masyarakat, ada yang mengadakan pengajian umum, pertunjukan pentas seni, seperti qasidah, anasyid dan lainnya, atau tak jarang ada yang memperingatinya dengan makan-makan.

Tapi, bagaimana cara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam memperingati kejadian ini? Abdullah bin Abbas radhiallahu ‘anhu mengisahkan apa yang beliau lakukan,

“ Dahulu Malaikat Jibril senantiasa menjumpai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada setiap malam Ramadhan, dan selanjutnya ia membaca Al Qur’an bersamanya. ” (HR. Al Bukhari)

Itulah kumpulan doa Nuzulul Quran yang bisa dipanjatkan selesai sholat fardu, sunnah, atau setelah mengaji.

Kami Juga Menyediakan Jasa Paket Aqiqah di Jakarta Selatan, Bagi anda yang ingin aqiqah bisa hubungi kami Slamet Aqiqah 081 878 9119. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *